Obat Baru Di Dunia Kedokteran, Air Kaya Oksigen & Air Kaya Hidrogen

ADA OBAT BARU NIH!

Dalam hubungannya dengan kesehatan manusia, dunia kedokteran memiliki standar yang tinggi dan sangat berhati-hati dalam merekomendasikan suatu obat atau cara pengobatan yang baru. Kenapa? Karena taruhannya bukan sekedar uang, tapi kesehatan bahkan nyawa manusia.

“Firstly do no harm”, pertama-tama jangan sampai membahayakan. Demikian prinsip utama yang dipegang teguh oleh para guru dan pionir dunia kedokteran.

Bila suatu obat atau terapi baru hendak diberikan kepada manusia, harus dipastikan dulu:

1. Keamanannya
2. Efektivitasnya

YANG PENTING HARUS AMAN DULU

Keamanan penting untuk mencegah efek samping jangka pendek maupun jangka panjang. Jangan sampai suatu obat atau terapi yang memang bermanfaat, efek sampingnya malah lebih besar daripada manfaatnya.

Contohnya: obat rematik, memang jelas bermanfaat mengurangi nyeri. Tapi bila dikonsumsi jangka panjang tanpa pengawasan dokter, bisa membawa komplikasi perdarahan lambung hingga perforasi (pecah lambung) yang kadang fatal; malah bisa menyebabkan kerusakan ginjal hingga gagal ginjal terminal yang membutuhkan cuci darah.

TAPI JUGA HARUS EFEKTIF

Efektivitas penting untuk mencegah penggunanya membuang-buang uang percuma, dan yang lebih penting menyebabkan keterlambatan pengobatan. Jangan sampai suatu obat yang terbukti aman dalam jangka panjang, ternyata tidak memiliki manfaat yang jelas dan malah membuat seorang pasien tidak menjalankan pengobatan yang seharusnya, yang kadang juga berakhir fatal.

Contohnya: Buah mengkudu misalnya, mungkin aman dikonsumsi jangka panjang. Tapi bila diklaim bisa menyembuhkan kanker, bisa fatal akibatnya. Bisa saja seorang pasien kanker payudara stadium II, karena terbujuk iming-iming penjual ekstrak buah mengkudu, tidak mau berobat ke dokter. Setelah minum selama 3 bulan tanpa hasil, baru mau berobat ke dokter tapi saat dibawa kankernya sudah menyebar ke organ lain (metastase, stadium IV). Padahal keberhasilan terapi kanker payudara stadium II dengan stadium IV sangat jauh berbeda.

Risiko klaim produk kesehatan yang berlebihan, bukan hanya sekedar buang-buang uang, tapi efek samping berbahaya hingga nyawa seorang manusia.

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32).

TESTIMONI & LOGIKA

Di dunia kedokteran, testimoni tentang keamanan maupun efektivitas suatu obat baru tidak ada artinya bila tidak didukung penelitian ilmiah yang kredibel. Logika para praktisi kedokteran, apalagi logika awam, juga tidak bisa dijadikan dasar digunakannya suatu obat/terapi baru untuk pasien-pasiennya. Semua harus ada penelitiannya, baik keamanan maupun efektivitasnya.

JADI PROSEDURNYA GIMANA?

Untuk menguji keamanan suatu produk kesehatan pada manusia, para ahli mengujinya terlebih dahulu pada binatang percobaan. Bila terbukti aman dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dan sudah diketahui rentang dosis yang amannya, baru bisa diujicoba pada manusia.

Untuk menguji efektivitas suatu produk kesehatan, harus dibuat desain penelitian yang bebas dari bias, kepentingan akademis tertentu, pesan sponsor ataupun aspek finansial lainnya. Jangan sampai penelitiannya menggunakan metode yang kurang tepat, sehingga menyebabkan kesimpulan yang tidak valid juga. Hasil penelitian yang dianggap valid dan berkualitas ini juga harus diuji di masyarakat ilmiah dengan cara diterbitkan di jurnal-jurnal kedokteran nasional maupun internasional.

AIR DENGAN KANDUNGAN OKSIGEN TINGGI

Apakah air yang dikenal sebagai Air Oxy ini aman dan bermanfaat untuk kesehatan?

Sejauh yang saya pernah pelajari, belum banyak penelitian ilmiah tentang air jenis ini. Salah satu penelitian mengenai manfaatnya dimuat di British Journal of Sport Medicine, yang berjudul: “Oxygenated” water and athletic performance.

Link-nya:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2564385/

Kesimpulannya:
“In summary, oxygenated water fails both quantitative analysis and practical physiological tests of exercise performance and recovery. Ergogenic claims for oxygenated water therefore cannot be taken seriously.”

(Kesimpulannya, air beroksigenasi gagal baik secara analisis kuantitatif maupun tes fisiologis praktis pada performa latihan dan pemulihannya. Klaim manfaat ergogenik, yaitu dapat meningkatkan performa olahraga, stamina, maupun pemulihan dari air teroksigenasi karenanya tidak perlu dianggap serius).

BAGAIMANA DENGAN AIR KAYA HIDROGEN?

Air kaya hidrogen sangat aman digunakan dalam jangka panjang. Air kesehatan ini telah disetujui penggunaannya sejak tahun 1966 oleh Departemen Kesehatan Jepang dan tahun 1978 oleh Departemen Kesehatan Korea Selatan. Hingga saat ini, lebih dari 50 tahun berselang, tidak ditemukan efek samping yang berbahaya pada mereka yang mengkonsumsinya puluhan tahun, pada semua umur, jenis kelamin, usia, dan berbagai kondisi penyakit.

Air kaya hidrogen tidak hanya memiliki ribuan testimoni, tapi didukung ratusan jurnal kedokteran terkemuka.

Molecular Hydrogen Institute (MHI) mengungkapkan bahwa hidrogen terbukti bermanfaat pada pada lebih dari 170 penyakit pada hampir semua organ tubuh manusia, ditunjang lebih dari 1000 artikel dan penelitian ilmiah yang melibatkan lebih dari 1600 peneliti internasional.

Dixon dan tim peneliti dari Loma-Linda University melaporkan dalam Jurnal Medical Gas Research tahun 2013 bahwa hidrogen memiliki potensi membantu 8 dari 10 penyakit utama penyebab kematian yang terdaftar di Centers of Disease Control.

Artikel ilmiah di Journal Trend in Food Science & Technology tahun 2012 menunjukkan bahwa konsumsi 2 liter Air kaya hidrogen per hari selama dua bulan pada 411 pasien diabetes di Jepang dan 115 pasien di First Central Hospital di China, terbukti memperbaiki kadar gula darah dan HbA1c secara bermakna pada 89% pasien. Selain itu, kadar kolesterol total, LDL, dan HDL ikut membaik pada 92% pasien. Uji klinis di Universitas Hiroshima Jepang pada 100 pasien yang mengkonsumsi dua liter air hidrogen per hari selama sepuluh bulan terbukti menurunkan kadar gula darah puasa, tekanan darah, kolesterol, trigliserida, fungsi liver, asam urat, dan meningkatkan kadar leptin (hormon yang berfungsi menurunkan nafsu makan).

Selain memiliki efek anti-radang (anti-inflamasi), anti apoptosis (kematian sel), anti-alergi, dan anti-metabolik, hidrogen merupakan antioksidan terbaik penetralisir radikal bebas dengan banyak sekali kelebihan dibanding antioksidan lain.

Para ilmuwan sepakat bahwa saat ini radikal bebas berperan pada proses terjadinya hampir semua penyakit pada manusia. Karena itu, selain untuk membantu pengobatan, air kaya hidrogen sangat bermanfaat pada program pencegahan berbagai penyakit ringan hingga berat bagi seluruh keluarga tercinta.

Untuk lebih jelas mengenai sejarah penggunaan Air kaya hidrogen, bisa dipelajari di link berikut ini:

Sejarah Penelitian Air Alkali Kaya Hidrogen

PENUTUP

Semoga artikelnya bermanfaat yah. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia (KAHFI) di tipsehat.org/ruangdokter

Sumber : dr. Andi Pratama Dharma, Sp.PD
(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *