Hidrogen itu obat bukan sih?

Di grup whatsapp KAHFI Medan, tadi pagi salah satu anggotanya mengajukan pertanyaan yang bagus sekali, berhubungan dengan cara kerja hidrogen di dalam tubuh manusia.

TANYA:
“Assalamu’alaikum. 
Dokter Saya mau tanya nih, Dok. Saya kemarin lupa lanjutan penjelasan dokter. ‘Kan dokter bilang si hydrogen itu bukan obat kan dok. Jadi kalo di tanya hydrogen itu obat atau bukan, Dok?

JAWAB:
Waswrb.

Pertanyaannya bagus nih, moga-moga jawabannya bisa mencerahkan buat semua.

Ciri-ciri obat salah satunya adalah adanya onset of action (mula kerja) dan farmakodinamik (cara kerja obat).

Misalnya parasetamol, onset of action-nya sekitar 0,5 jam sampai 2 jam. Jadi kalo orang demam minum parasetamol, diharapkan sebagian besar pasien demamnya akan turun maksimal dalam 2 jam. Parasetamol bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, zat yang menyebabkan demam dan nyeri. Apa perlu testimoni? Tidak perlu, karena efektivitas dan keamanannya ditunjang lebih dari 25 ribu penelitian di PubMed, referensi utama para dokter di seluruh dunia.

Obat kolesterol misalnya statin, bila diminum teratur setiap hari akan menurunkan kolesterol dalam 1-2 minggu. Statin bekerja dengan cara menghambat pembentukan kolesterol di liver. Apakah perlu testimoni? Tidak perlu testimoni, karena efektivitas dan keamanannya ditunjang lebih dari 44 ribu penelitian di PubMed.

Hidrogen bukan obat karena tidak memiliki lama kerja yang jelas dan mekanisme kerja yang spesifik. Hidrogen masuk ke dalam seluruh sel di seluruh tubuh, melindungi sel dan inti sel dari kerusakan akibat radikal bebas, dan memperbaiki sel dari dalam, mengembalikan sel-sel ke fungsinya semula, sejauh yang masih bisa diperbaiki semaksimal mungkin.

Quote dari situs MHI:
http://www.molecularhydrogeninstitute.com/hydrogen-an-emerg…

“Although many people report dramatic effects of hydrogen therapy, from rapid pain and inflammation relief to normalization of glucose and cholesterol levels, other people may not notice any immediate or observable benefits. Hydrogen is not considered a powerful drug, and as mentioned only helps bring the cell/organ back to homeostasis without causing major perturbations. Some researchers have noted that some people are more sensitive to hydrogen and experience greater effects.”

(Meskipun banyak orang melaporkan efek dramatis terapi hidrogen, mulai hilangnya nyeri dan radang dengan cepat hingga normalnya kadar gula darah dan kolesterol, orang-orang lain mungkin tidak segera merasakan manfaat yang segera. Hidrogen tidak digolongkan obat yang poten, dan seperti dijelaskan di atas hanya membantu membawa sel atau organ kembali ke homeostasis (keseimbangan) tanpa perubahan yang mendadak. Beberapa peneliti mencatat banyak orang yang lebih sensitif terhadap hidrogen dan mengalami efek yang lebih bermakna).

Hidrogen terbukti dari banyak penelitian ilmiah berperan pada kerja lebih dari 200 biomolekul dan lebih dari 1000 ekspresi gen di dalam sel. Nanti secara bertahap, karena fungsi sel-sel tubuh menjadi lebih baik, perlahan-lahan berbagai parameter tubuh dan hasil laboratorium menjadi lebih baik. Kualitas hidup pun menjadi membaik secara umum.

Apakah perlu testimoni? Tidak perlu, karena efektivitas dan keamanannya ditunjang lebih dari 1000 artikel dan penelitian ilmiah di PubMed (Molecular Hydrogen Institute, http://www.molecularhydrogeninstitute.com/).

Jadi kita tidak bertanya misalnya: Berapa lama kolesterol saya turun dengan minum hidrogen? Apalagi berapa lama demamnya turun dengan minum hidrogen?

Mengapa? Karena lama kerja dan mekanisme kerja hidrogen ini tidak spesifik. Tiap orang memiliki respon yang berbeda-beda.

Tapi pastinya, air kaya hidrogen jauh lebih bagus dari air biasa, karena sifatnya yang alkali sehingga dapat menetralkan tubuh yang terlalu asam, sifatnya yang lebih mudah diserap karena dibuat dengan proses elektrolisis, dan yang paling penting mengandung hidrogen, antioksidan terbaik di muka bumi. Hidrogen juga terbukti dari ratusan penelitian di PubMed bermanfaat pada lebih dari 170 penyakit pada hampir seluruh organ tubuh manusia, dengan tingkat kepatuhan yang sangat tinggi dan tanpa efek samping yang berbahaya.

Semoga artikelnya bermanfaat yah. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia (KAHFI) di tipsehat.org/ruangdokter

Sumber : dr. Andi Pratama Dharma, Sp.PD
(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).

Hidrogen aman dan efektif pada lebih dari 170 penyakit

What is Molecular Hydrogen?
Although the research is early, the 1000+ scientific articles suggest that H2 has therapeutic potential in over 170 different human and animal disease models, and essentially every organ of the human body.

Apakah Molekul Hidrogen Itu? 
Meski risetnya masih pada tahap awal, lebih dari 1000 artikel ilmiah menunjukkan bahwa molekul hidrogen memiliki potensi terapi pada lebih dari 170 penyakit pada berbagai model manusia dan hewan percobaan, bisa dikatakan hampir semua organ dari tubuh manusia

http://www.molecularhydrogeninstitute.com/

Berikut daftar penyakit & kelainan di mana molekul hidrogen terbukti memiliki manfaat dalam berbagai jurnal.

Acetaminophen induced hepatotoxicity
Acute brain stem infarction
Acute carbon monoxide poisoining
Acute cerebral infarction
Acute cerebral ischemia
Acute erythematous skin disease
Acute graft-versus-host-diseases
Acute lung injury
Acute myocardial infarction
Alkali burn corneal injury 
Alkali injured cornea
Allergic rhinitis
Alzheimer’s disease
Amyotrophic lateral sclerosis
Aneurysmal subarachnoid hemorrhage
Anxiety disorder
Aplastic anemia
Asthma
Atherosclerotic plaque formation
Autism
Autoimmune disease
Autoimmune encephalomyelitis
Autonomic nerve function disorder
Bipolar disorder
Blue light-induced retinal damage
Cancer: fibrosarcoma
Cancer: general
Cancer: leukemia
Cancer: liver
Cancer: lung
Cancer: non-small cell lung cancer
Cancer: tongue 
Cardiac arrest & resuscitation
Cardiac fibrosis & dysfunction
Cerebral ischemia
Cerebral ischemia reperfusion injury
Chronic diarrhea
Chronic graft-versus-host disease
Chronic heart failure
Chronic hemodialysis
Chronic hepatitis B
Chronic obstructive pulmonary disease
Chronic periodontitis
Chronic peritonial dialysis
Cisplatin-induced ototoxicity
Cognitive impairment
Colorectal cancer
Common carotid artery occlusion
Corneal damage after cataract surgery
Decompensation sickness
Deep hypothermic circulatory arrest
Depression
Diabetes mellitus (type 2)
Diabetic neuropathy
Diabetic retinopathy
Doxorubicin induced heart failure
Doxorubicin induced hepatic injury
Dyslipidemia
Eclampsia
Endometriosis
End-stage renal disease
Ethanol induced fatty liver
Fatty liver
Food poisoning
Free-radical injury
Global cerebral ischemia
Glutamate-induced neural cell death
Heart failure
Hemorrhagic shock
High-glucose induced apoptosis
Hiperoxia-induced retinopathy
Hypercholesterolemia
Hypertension
Hypertrigliseridemia
Hyperuricemia
Hypoxic-ischemic encephalopathy
Impaired glucose tolerance (pre-diabetes)
Increased exercise capacity
Increased HDL function
Infertility
Inflammatory myopathy
Interstitial cystitis
Intracerebral hemorrhage
Ischemia-induced hearing loss
Ischemic brain injury
Left ventricular hypertrophy
Left-ventricular remodelling
Light-induced retinal damage
Liver ischemia reperfusion injury
Metabolic syndrome
Mood disorder
Myocardial injury during cardiopulmonary bypass
Myocardial ischemia reperfusion injury
Myocardial stunning & infarction
Narrow band noice-induced hearing loss
Neonatal brain injury
Neuropathic pain
Noice-induced hearing loss
Non-alcoholic fatty liver
Non-alcoholic steatohepatitis
Obesity
Optic nerve crush
Osteoarthritis
Osteopenia
Oubain-induced audiotory neuropathy
Overweight
Oxygen toxicity
Painful bladder syndrome
Parkinson’s disease
Photoreceptor degeneration
Post exercise muscle fatigue 
Post exercise recovery
Post-herpetic neuralgia
Pre-eclampsia
Pressure ulcer
Psoriasis & parapsoriasis
Psychological stress
Radiation induced dermatitis
Reactive astrogliosis
Retinal degeneration
Retinal ischemia/reperfusion injury
Rheumatoid arthritis
Selenite induced cataract
Sepsis: general
Sepsis: polymicrobial sepsis
Sepsis: severe sepsis
Sickness behaviour
Sports-related soft tissue injuries
Steroid induced osteonecrosis
Subarachnoid hemorrhage
Substance induced nephrotoxicity
Substance induced neurotoxicity
Surgically induced brain injury
Transplantation: cardiac
Transplantation: intestinal
Transplantation: kidney
Transplantation: liver
Transplantation: lung
Traumatic brain injury
Vascular dementia
Vasculer endothelial function disorder
Wound healing

Semoga artikelnya bermanfaat yah. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia (KAHFI) di tipsehat.org/ruangdokter

Sumber : dr. Andi Pratama Dharma, Sp.PD
(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).

Manfaat Air Alkali Kaya Hidrogen Bagi Kesehatan

PENGGUNAAN AIR ALKALI KAYA HIDROGEN DI JEPANG

Hingga tahun 1992, air alkali terionisasi baru disetujui oleh Departemen Kesehatan Jepang untuk berbagai penyakit saluran cerna.

Dari situs Association of Alkaline Ionized Water Apparatus:
“Beneficial effects for which they were approved as medical devices under the Pharmaceutical Affairs Law are as follows:

1. Anode water (alkaline ionized water):
– Drinking is effective against chronic diarrhea, indigestion, abnormal stomach or intestine fermentation, acid control, and acid indigestion (Konsumsinya efektif mengatasi diare kronis, gangguan pencernaan, fermentasi lambung dan usus yang abnormal, antasida, dan gangguan asam lambung).”

2. Cathode water (acidic water):
– Can be used as a weakly acidic astringent for beauty purposes (Dapat digunakan sebagai penyegar asam lemah untuk manfaat kecantikan).”

(Dari The Bulletin of the Monitoring and Guidance Dept. of the Ministry of Health and Welfare, Pharmaceutical Monitoring Vol. 57, issued on October 19, 1992)

Tapi sejak Pemerintah Jepang mendorong terbentuknya Functional Water Foundation di tahun 1994 dan Japanese Society of Functional Water di tahun 2001, ratusan penelitian mengenai manfaat air alkali pada penyakit selain kelainan saluran cerna terus berkembang dengan pesat di Jepang maupun berbagai di belahan dunia lain .

Sampai saat ini, tercatat lebih dari 500 penelitian dan artikel ilmiah di berbagai jurnal terkemuka di dunia kedokteran yang meneliti tentang manfaat air alkali ini pada lebih dari 150 penyakit pada manusia (bisa dipelajari di www.molecularhydrogenfoundation.org atau langsung mencarinya di situs PubMed dengan kata kunci alkaline water, electrolyzed reduced water, atau hydrogen rich water).

PREVENTION IS BETTER THAN CURE.
CARE IS AN ABSOLUTE, PREVENTION IS THE IDEAL

Para ilmuwan Jepang berhasil membuktikan dengan standar penelitian ilmiah yang tinggi, bahwa ternyata air alkali bukan hanya bermanfaat untuk pengobatan, namun dapat digunakan juga untuk pencegahan berbagai penyakit berat.

Di Jurnal Trends in Food & Science Technology dikatakan, “Reduced waters are expected to have PREVENTIVE and POSITIVE effects on oxidative stress-related diseases such as diabetes, cancer, arteriosclerosis, neurodegenerative diseases, and side effects of hemodialysis.”

(“Reduced waters dianggap memiliki efek PENCEGAHAN dan PENGOBATAN terhadap berbagai penyakit yang berhubungan dengan stres oksidatif seperti diabetes, kanker, arteriosklerosis, penyakit neurodegeneratif, dan efek samping dari hemodialisis.”)

Sejak tahun 1966, mesin air alkali, yang usianya bisa mencapai 20-25 tahun ini, terjual ratusan ribu unit setiap tahunnya. Menurut laporan resmi Association of Alkaline Ionized Water Apparatus, dari data tahun 1989 s/d 2007 terjual antara 120 ribu hingga lebih 1 juta mesin per tahunnya di seluruh Jepang, dengan rata-rata 300 ribu mesin setiap tahun.

Quote:
“Currently there are more than 18 manufacturers who have entered the alkaline ionized water apparatus business. According to the Statistical Survey on Trends in Pharmaceutical Production (from the Health Policy Bureau of the Ministry of Health and Welfare), there are reports that in recent years the total quantity of shipments in the entire industry reached about 300,000 annually, and further expansion of the market is expected.”

(“Saat ini terdapat lebih dari 18 produsen yang memasuki pasar bisnis mesin air alkali terionisasi. Menurut Survey Statistik Pola/Tren Produksi Farmasi (dari Biro Kebijakan Kesehatan Depkes Jepang), dilaporkan bahwa pada beberapa tahun terakhir penjualan mesin mencapai lebih dari 300 ribu unit per tahunnya, dan diperkirakan pasarnya akan terus meningkat.”)

(Reference: Production Quantity of Medical Substance Generators “Alkaline Ionized Water Apparatus”, 1989 – 2007)

Bila dirata-ratakan sejak tahun 1966, mesin yang produksi air per harinya bisa mencukupi keperluan hingga 40 keluarga ini telah terjual lebih dari 15 juta unit selama 50 tahun terakhir, yang bila dikalkulasi cukup untuk memenuhi kebutuhan hampir seluruh 120 juta penduduk Jepang.

Mungkin hal ini jugalah yang menjadi salah satu faktor penting mengapa sejak tahun 1990-an, walaupun banyak didera bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami dari tahun ke tahun, Jepang memiliki penduduk yang paling sehat dan paling panjang umur di seluruh dunia. Angka harapan hidupnya mencapai 83,7 tahun di tahun 2016 (Life Expectancy and Health Adjusted Life Expectancy, WHO Report 2015). Bandingkan misalnya dengan penduduk Indonesia yang angka harapan hidupnya hanya mencapai 69,1 tahun, dan terpuruk di peringkat 120 dunia!

PENGGUNAAN AIR ALKALI KAYA HIDROGEN DI AMERIKA

Walaupun baru 14 tahun digunakan masyarakat Amerika Serikat sejak masuk pertama kali di tahun 2003, perubahan yang sangat signifikan telah diamati oleh para penyedia pelayanan kesehatan di sana.

Di situs resmi American Family Physician (AFP), yang merupakan jurnal ilmiah dua mingguan dari American Academy of Family Physician (AAFP), air alkali kaya hidrogen telah diakui secara resmi sebagai bagian dari terapi di dunia kedokteran.

Pada panduan di tahun 2011 mengenai “Treatment & Prevention of Kidney Stones: An Update”, di sana tertulis, “For prevention of calcium oxalate, cystine, and uric acid stones, urine should be alkalinized by eating a diet high in fruits and vegetables, taking supplemental or prescription citrate, or drinking alkaline mineral waters.”

(“Untuk pencegahan batu kalsium oksalat, batu sistine, dan batu asam urat [yang meliputi hampir 90% dari seluruh jenis batu ginjal], air kencing harus dialkalinisasi dengan cara banyak makan sayuran dan buah-buahan, mengkonsumsi suplemen sitrat, atau minum air mineral alkali.”)

(Silakan klik ke link: http://www.aafp.org/afp/2011/1201/p1234.html)

AAFP merupakan salah satu organisasi kedokteran terbesar di Amerika Serikat, telah berdiri sejak tahun 1947, dan beranggotakan lebih dari 100 ribu dokter. Pengakuan secara resmi akan manfaat air alkali oleh organisasi ini merupakan hal yang sangat penting dan besar maknanya.

Selain itu, banyak sekali para pakar kesehatan terkemuka, para penulis buku-buku best-seller di Amerika, yang merekomendasikan dan menggunakan langsung air alkali dalam pengelolaan pasien-pasien mereka selama bertahun-tahun.

Dokter kepresidenan Amerika Serikat, seorang internist-kardiologis terkemuka, Dr. Gerald Bresnahan mengatakan, “Dengan minum air alkali, kita dapat membuat tubuh kita menjadi lebih basa dengan sangat mudah, dan ratusan ribu pasien telah mengalami hasil yang luar biasa. Air alkali telah merevolusi kesehatan, vitalitas, dan kebugaran dari penduduk di Amerika. Hal ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi semua orang dan akan mengubah kehidupan jutaan jiwa.”

MANFAAT AIR ALKALI KAYA HIDROGEN UNTUK ORANG SAKIT

Manfaat air alkali untuk pasien dengan berbagai penyakit kronis sangatlah banyak, terutama untuk meningkatkan kualitas hidup, sense of well being, dan meningkatkan efektivitas metabolisme energi. Air alkali kaya hidrogen banyak sekali diteliti dan digunakan untuk meningkatkan performa para atlet profesional di Jepang dan banyak negara lainnya.

Khusus untuk para pasien penyakit kronis, walaupun tidak dapat menyembuhkan penyakitnya, konsumsi air alkali secara teratur dapat menurunkan jumlah obat-obatan yang harus dikonsumsi setiap harinya secara signifikan. Pada penderita diabetes misalnya, pasien nantinya memiliki pilihan apakah akan minum obat gula dan suntik insulin seumur hidup, atau minum air (alkali) setiap hari seumur hidup. Pilihan yang tidak terlalu sulit sebenarnya. Dr. David S. Dyer, penulis Cell Food tadi menulis, “Cairan alkali sangat lembut, lebih segar, menghidrasi, memberi energi, mudah diserap, dan mengandung antioksidan yang kuat. Bukankan cairan seperti ini yang seharusnya Anda minum?”

Tentang mengurangi konsumsi obat-obatan, seorang pakar kesehatan Amerika, penulis buku-buku best-seller Dr. Don Colbert mengungkapkan pengalamannya, “Tidak terhitung jumlahnya pasien saya yang menderita nyeri kronis akibat penyakit pengapuran sendi (osteoarthritis), dan mendapat berbagai obat-obatan. Banyak sekali dari mereka yang bebas dari nyeri dalam beberapa bulan setelah meningkatkan pH urine (air kencing) mereka ke nilai 7.0 sampai 7.5 dengan mengkonsumsi air alkali dan makanan alkali dalam jumlah yang cukup. Akhirnya, banyak dari mereka yang tidak lagi menggunakan obat-obatan.”

Dengan berkurangnya konsumsi obat-obatan dan kunjungan ke dokter, konsumsi air alkali secara teratur dapat memangkas biaya kesehatan tahunan hingga 90%.

Seorang chiropraktor terkemuka, Dr. Daniel Bettiol mengungkapkan, “Amerika telah mengabaikan penyembuhan luar biasa yang dialami penduduk Korea dan Jepang dengan air alkali terionisasi. Bila visi dari Bill Gates adalah harus ada komputer di tiap rumah, maka menjadi misi hidup saya untuk menghadirkan mesin air alkali di semua rumah di seluruh dunia. Tidak hanya hal ini akan menghilangkan obesitas, nyeri kronis, serta kebutuhan terhadap pengobatan, pembedahan, dan radiasi yang sia-sia, cara ini saja dapat memangkas biaya kesehatan tahunan Amerika sebesar 1,5 triliun dolar sampai 90% nya. Saya lebih suka orang menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga mereka, dengan hobi dan pekerjaan yang mereka sukai, dibandingkan harus duduk berjam-jam di ruang praktik dokter menunggu pemeriksaan yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.”

MANFAAT AIR ALKALI KAYA HIDROGEN UNTUK ORANG SEHAT

Walaupun memang sangat bermanfaat untuk orang sakit, kegunaan air alkali kaya hidrogen untuk orang yang sehat lebih luas sifatnya dan jauh lebih strategis jangkauannya. Orang sehat di sini maksudnya terutama adalah orang dewasa sehat yang memiliki risiko tinggi menderita penyakit berat di kemudian hari. Misalnya orang dewasa yang :

– memiliki orang tua atau keluarga dekat yang menderita diabetes, hipertensi, atau kanker,

– memiliki kriteria sindroma metabolik (Indeks massa tubuh dan lingkar pinggang di atas normal, pra-diabetes, pra-hipertensi, dislipidemia/kolesterol tinggi, dan resistensi insulin),

– berolahraga kurang dari 150 menit per minggu,

– diet kurang disiplin (tinggi garam, tinggi lemak, tinggi karbohidrat kompleks, kurang sayuran dan buah-buahan)

– terpapar radikal bebas setiap hari tapi tidak teratur mengkonsumsi antioksidan dsb-dst.

Manfaat jangka pendek dari air alkali bagi orang sehat adalah pada metabolisme energinya, yang menjadi jauh lebih efektif dan efisien.

Tentang hal ini, motivator nomor satu dunia, Anthony Robbins, yang tarifnya mencapai Rp 1 milyar per sesi ini, pernah mengatakan: “Jadikan tubuh anda lebih basa dan jalani hidup yang lebih sehat, lebih berenergi, dan pastinya hidup yang lebih bermakna. Keseimbangan asam-basa tubuh merupakan penentu paling dasar dari kesehatan fisik kita. Bila Anda bisa mengubah pola diet lama Anda, maka Anda akan menemukan diri Anda yang sebenarnya, dipenuhi vitalitas dan energi yang Anda inginkan dan yang layak Anda peroleh.”

Tapi yang jauh lebih penting adalah manfaat jangka panjangnya. Walaupun saat ini mereka masih sehat, orang-orang dengan salah satu risiko di atas memiliki kemungkinan yang jauh lebih tinggi untuk menderita berbagai penyakit berat di kemudian hari dibandingkan orang seusianya yang tidak memiliki faktor risiko.

Nah, disini air alkali memiliki peran memperbaiki kondisi yang sudah mulai abnormal, dan yang lebih krusial adalah: mampu dengan mudah, murah, efektif, dan efisien MEMPERTAHANKAN keadaan yang sudah kembali normal tadi dalam jangka panjang.

Hal ini sebelumnya SANGAT SULIT DICAPAI dengan metode pencegahan yang tersedia saat ini; seperti minum obat rutin, olahraga teratur, diet yang ketat, minum suplemen antioksidan setiap hari, kontrol dokter secara rutin, dan medical check-up secara teratur.

Air alkali yang baru diproduksi dari mesinnya juga mengandung antioksidan dalam jumlah yang sangat melimpah sehingga mampu melindungi tubuh kita dan keluarga tercinta dari kerusakan harian yang ditimbulkan oleh radikal bebas.

Rick Hill, penulis buku best-seller “The Cancer Conundrum”, menulis, “Inovasi kesehatan paling mutakhir adalah minum cairan yang terionisasi, yang dibuat bersifat menjadi lebih basa melalui elektrolisis. Saya memiliki mesinnya dan minum air alkali secara teratur. Yang menarik adalah, kadar antioksidan dalam cairan ini sangat-sangat tinggi.”

Senada dengan beliau, sang pakar teknologi AS, Ray Kurzwell, pernah mengatakan, “Ada lebih banyak manfaat air alkali dari hanya sekedar membasakan cairan tubuh. Hal terpenting yang dimiliki air alkali yang diproduksi mesin khusus adalah Potensial Oksidasi Reduksi (ORP) yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif.”

Efek akhir jangka panjang yang diharapkan dari konsumsi air alkali secara teratur setiap hari adalah mencegah terjadinya penyakit-penyakit berat di masa mendatang, mulai penyakit diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, hingga penyakit kardiovaskuler, stroke, penyakit paru, berbagai jenis kanker, dan berbagai penyakit berat lainnya. Dan semua itu dapat dicapai tanpa harus banyak minum obat, dan tanpa harus sering berkonsultasi ke dokter.

Seorang penulis best seller berbagai buku kesehatan di Amerika, Dr. Susan Lark, MD, menulis, “Drinking 4-6 glasses of alkaline water a day can help the body againts the development of heart disease, stroke, immune dysfunctions, and other common ailments.”

(“Minum 4-6 gelas air alkali per hari dapat membantu tubuh melawan berkembangnya penyakit jantung, stroke, gangguan sistem imun, dan berbagai penyakit yang sering terjadi.”)

MANFAAT AIR ALKALI KAYA HIDROGEN UNTUK ANAK CUCU KITA

Tapi, manfaat terbesar dari air alkali justru akan diperoleh oleh mereka yang tubuhnya masih relatif bersih, belum banyak menderita penyakit, dan belum terpapar radikal bebas dalam waktu yang lama, yaitu anak-cucu kita.

Bila dibiasakan minum air alkali kaya hidrogen setiap hari, anak-cucu kita akan mendapat air dengan sifat-sifat seperti air zamzam, yang kaya antioksidan setiap hari selama puluhan tahun ke depan. Selain memiliki kualitas hidup dan metabolisme energi yang lebih baik, risiko berkembangnya berbagai penyakit, mulai dari yang ringan hingga yang berat bisa dicegah sedini mungkin, tanpa harus banyak minum obat dan tanpa harus sering berkonsultasi ke dokter. Apapun makanannya, minumnya ya air Zam Zam.

Jangankan untuk anak-anak normal, untuk anak-anak berkebutuhan khusus saja, cairan alkali ini terbukti sangat efektif. Dr. Corinne Allen, seorang pakar autisme yang mengelola anak-anak berkebutuhan khusus lebih dari 30 tahun di kliniknya di Idaho AS mengatakan, “Air Alkali mampu memberikan anak-anak dengan autisme antioksidan dalam jumlah yang besar, memperbaiki status hidrasinya, dan memperbaiki semua spektrum kelainan. Ketika Anda menderita Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), migrain, vertigo, dan berbagai kelainan saraf lainnya, otak Anda mengalami pembengkakan dan sawar darah otak juga mengalami gangguan. Pada kondisi tersebut, air alkali adalah satu-satunya cairan yang dapat dengan sempurna melewati dan menghidrasi otak Anda.”

Jadi untuk kita dan pasangan kita, atau kedua orang tua dan mertua kita tercinta, manfaat minum air alkali secara teratur terutama adalah dari segi kesehatan. Tapi khusus untuk anak dan cucu kita, membiasakan mereka minum air alkali secara teratur setiap hari, bukan semata untuk kesehatan saja. Ini adalah INVESTASI JANGKA PANJANG SEUMUR HIDUP. Dan tidak ada masalah bagi siapapun, termasuk anak-anak mulai usia satu tahun hingga manula di atas 100 tahun, untuk sekedar minum air (alkali) setiap hari. Mudah, murah, efektif, efisien. Sangat sederhana.

“Life is really simple. But we insist on making it complicated.” (Confusius).

Ray Kurzwell, Chief Enginer Google, yang pernah dinobatkan sebagai salah satu orang paling jenius di Amerika saat ini mengatakan, “Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan CARA PALING SEDERHANA yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

NEUTRAL-PH HYDROGEN GENERATOR

Metode elektrolisis digunakan untuk menghasilkan air menggunakan arus listrik untuk memecah molekul air (H2O) sehingga dihasilkan air yang kaya akan antioksidan. Sejak tahun 1966, metode elektrolisis ini telah disetujui oleh Departemen Kesehatan Jepang (menyusul kemudian Depkes Korea Selatan tahun 1978) untuk digunakan oleh seluruh penduduknya. Post marketing surveilance yang dilakukan Depkes Jepang & Korea Selatan hingga saat ini menunjukkan keamanannya serta manfaatnya yang luas bagi kesehatan.

Setelah mengetahui bahwa manfaat utama dari air alkali terionisasi adalah pada molekul hidrogennya, belakangan para ilmuwan mengembangkan metode elektrolisis baru (selain dengan water ionizer) yang dinamakan:

Neutral pH-Hydrogen Generator

Perbedaan utama dengan water ionizer adalah bahwa dengan cara ini dihasilkan air yang sama pH-nya dengan air sumbernya. Sedangkan water ionizer pada saat membuat air dengan potensi antioksidan, menyebabkan pH-nya naik hingga pH antara 8-10. Untuk tetap mendapat manfaat pH-nya yang tinggi, beberapa produsen hidrogen generator melengkapi alatnya dengan batu mineral yang dapat meningkatkan pH, memperbaiki rasa air, dan mampu menyerap logam berat dan klorin. Selain itu, manfaat tambahan yang dimiliki oleh hidrogen generator adalah kemampuannya membunuh kuman dari bahan baku air yang digunakan.

Karena alatnya lebih sederhana, hydrogen generator ini bisa dibuat dalam ukuran yang portabel, sehingga mudah dibawa beraktivitas. Hal ini sangat penting mengingat kadar molekul hidrogen sangat cepat menurun, karena memiliki half-life (menurun kadarnya hingga 50%) sebesar 2 jam saja.

REVOLUSI DI BIDANG KESEHATAN?

Prof. Felicia Drury Kliment, dari City College of City University of New York, yang aktif menulis di berbagai jurnal kedokteran terkemuka serta penulis best seller banyak buku kedokteran di Amerika, mengatakan,

“Setelah melalui percobaan klinis bertahun-tahun dengan hasil sangat positif yang saya lakukan pada beratus-ratus pasien menggunakan electrolyzed alkaline water, saat ini merupakan pendapat profesional saya bahwa metode ini akan mengubah cara seluruh penyedia pelayanan kesehatan dan masyarakat luas dalam memandang dan mengelola kesehatan mereka di tahun-tahun mendatang. Saran saya: minumlah air alkali setiap saat kapanpun Anda bisa.”

PENUTUP

Nah, setelah membacanya hingga tuntas, masihkah Anda dan keluarga tercinta, mulai hari ini dan seterusnya, tetap minum air mineral biasa?

Pakar anti-aging, penulis buku “Grow Youthful”, Dr. David Niven Miller berpesan, “Meningkatkan konsumsi dan kualitas air mineral (biasa) memang dapat memperbaiki kesehatan dan memegang peranan utama dalam penyembuhan hampir semua penyakit degeneratif. Akan tetapi, air alkali lah yang memiliki berbagai efek jangka panjang yang bermakna karena mampu membuat tubuh Anda lebih basa dan menyediakan antioksidan yang efektif.”

Salam hangat dari kami, tim “Hydrogen for All”.
Semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Semoga artikelnya bermanfaat yah. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia (KAHFI) di tipsehat.org/ruangdokter

Sumber : dr. Andi Pratama Dharma, Sp.PD
(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).

Sejarah Penelitian Air Alkali Kaya Hidrogen

PENTINGNYA AIR BAGI KESEHATAN MANUSIA

Metode Bioelectrical Impedance Analysis yang ditemukan pada pertengahan 1980-an, mengungkap bahwa 60-70% komposisi tubuh manusia terdiri dari air. Pada bayi yang baru lahir, komposisinya bisa mencapai lebih dari 80%. Bahkan sekitar 90% sel tubuh manusia terdiri dari air.

Maha benar firman-Nya dalam Qur’an surat Al-Furqon 25: 54, “Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu dia jadikan manusia itu (memiliki) keturunan dan hubungan keluarga dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.”

Sejak penemuan ini, para pakar kedokteran semakin menyadari pentingnya konsumsi cairan yang adekuat setiap harinya untuk kesehatan tubuh manusia.


Salah satunya adalah Dr. Fereydoon Batmanghelidj, penulis buku “Your Body’s Many Cries for Water ” yang telah diterjemahkan ke-15 bahasa dan terjual lebih dari satu juta kopi. “Saya telah meneliti mengenai dehidrasi selama 20 tahun terakhir. Dehidrasi, disengaja atau tidak, menyebabkan stress, nyeri kronis, dan banyak penyakit degeneratif.”

Pesannya pada dunia, “Anda tidak sakit, Anda hanya kehausan. Jangan obati rasa haus dengan obat-obatan.”

Hal senada diiyakan oleh Dr. Dave Carpenter, seorang praktisi kesehatan di Amerika Serikat. Di kliniknya di Idaho, Dr. Carpenter meresepkan lebih dari ratusan liter air alkali setiap harinya untuk pasien-pasiennya yang datang dengan berbagai penyakit.

Di halaman 9 dari bukunya “Change Your Water Change Your Life” dikemukakan tentang berbagai keluhan yang bisa timbul bila seseorang tidak minum cairan dalam jumlah yang cukup setiap harinya. Keluhan mulai mudah lelah, kolesterol dan tekanan darah tinggi, gangguan kulit, gangguan saluran nafas, konstipasi dan berbagai gangguan saluran cerna lainnya, keluhan rematik dan gangguan sendi, gangguan liver dan ginjal, penuaan dini dan berbagai keluhan lain dapat timbul hanya karena konsumsi cairan yang tidak adekuat.

BANYAK MINUM AIR BIASA, APAKAH CUKUP?

Walaupun kurang minum air dapat menimbulkan berbagai penyakit, para ilmuwan juga mengamati bahwa orang-orang yang minum cairan dalam jumlah yang cukup setiap harinya, ternyata tetap menderita berbagai penyakit berat seiring bertambahnya usia.

Melihat kenyataan yang seperti bertolak belakang dengan fakta ilmiah tentang pentingnya cairan bagi kesehatan itu, para ahli menyadari bahwa air yang biasa kita minum tidaklah cukup. Mereka berupaya mencari air yang lebih baik, air yang sifatnya khusus, yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi upaya umat manusia untuk menjadi lebih sehat.

SEJARAH AIR ALKALI TERIONISASI

Air alkali (alkaline water) pertama kali diteliti secara ilmiah sekitar tahun 1931 di Jepang, setelah para ilmuwannya mengamati dan mempelajari manfaat kesehatan yang dimiliki oleh air-air alami yang ada di berbagai belahan dunia.

Selama ribuan tahun jutaan orang minum berbagai air tersebut, dan ribuan penyakit lewat jutaan testimoni terbukti mengalami perbaikan yang bermakna. Masyarakat dunia menganggapnya sebagai air suci atau bahkan air ajaib, mulai dari Air Zam-Zam di Mekah, air Hita Tenryosui di Jepang, air Nordenau di Jerman, air Lourdes di Perancis, air Hunza di Himalaya, air Tiacote di Meksiko, dan banyak tempat lainnya.

Ternyata, di manapun air-air alami itu keluar dari mata airnya, mereka memiliki karakteristik yang sama, yaitu pH-nya (kadar keasaman) lebih tinggi dari air yang biasa kita minum yaitu berkisar antara 8 s/d 10. Perlu diketahui bahwa air yang biasa kita minum, memiliki pH yang netral, yaitu 7, dari skala 0 (paling asam) dan 14 (paling basa).

Penulis best-seller internasional, pengarang buku “AIDS dan Ebola”, Dr. Leonard Horowitz menulis di salah satu bukunya, “Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa banyak populasi yang sedikit atau bahkan sama sekali tidak memiliki riwayat penyakit (berat), seperti kanker, mengkonsumsi air dari mata air khusus. Setelah semua faktor risiko dievaluasi dan disingkirkan, terbukti bahwa hal ini disebabkan karena semua penduduknya minum cairan dari mata air khusus tadi, yang ternyata memiliki pH antara 9 sampai 10.”

Studi ilmiah tentang pH dari air Zam-Zam diungkap pada banyak penelitian yang bisa dengan mudah diakses di PubMed, referensi utama para dokter di seluruh dunia. Misalnya penelitian yang berjudul: “Water quality of bottled water in the kingdom of Saudi Arabia: A comparative study with Riyadh municipal and Zamzam water.” (Alfadul SM et al, Environ Sci Health A Tox Hazard Subst Environ Eng. 2011) dan “Zamzam water: concentration of trace elements and other characteristics.” (Shomar B et al, Journal Chemospher, 2012). Di penelitian terakhir misalnya, dikatakan: “The water is alkaline (average pH is 8) with an average Li concentration of 15 μg L.”

Karena itulah air-air alami salah satunya disebut juga sebagai AIR ALKALI, dan digolongkan ke dalam FUNCTIONAL WATER (karena memiliki berbagai fungsi dan manfaat tambahan di bidang kesehatan).

BAGAIMANA AIR ALKALI BERMANFAAT BAGI KESEHATAN?

Dr. Ben Johnson, yang dikenal dengan DVD best-seller nya, “The Secret” menjelaskan tentang manfaat air alkali bagi kesehatan manusia:

“Air alkali mungkin merupakan penemuan paling bermakna dalam kehidupan kita. Air ini merubah semua sistem (tubuh) secara fisiologis dan menyebabkan sistem enzim tubuh bekerja dengan lebih baik. Kadarnya yang lebih basa menyebabkan lebih banyak oksigen yang mencapai jaringan. Karena tubuh kita hampir 70%-nya air, mengubah tingkat alkalinitas dari cairan tubuh merupakan suatu pencapaian yang luar biasa.

Begitu pH cairan tubuh berubah, hal ini mempengaruhi pH darah. Dengan pH darah menjadi lebih basa, oksigen dapat ditransportasikan dengan lebih baik oleh sel-sel darah ke jaringan tubuh. Siapa yang sebaiknya minum air alkali yang kaya antioksidan? Jawabannya adalah semua orang, mulai dari anak-anak hingga para lansia.”

AIR ALKALI KAYA ANTIOKSIDAN

Selain karena pH-nya yang lebih tinggi, banyak manfaat kesehatan dari air alkali dihubungkan dengan kadar antioksidannya yang melimpah.

Antioksidan sangat penting peranannya dalam menetralisir berbagai radikal bebas yang setiap harinya masuk ke dalam tubuh kita dan keluarga tercinta. Karena itulah, air Zam-Zam dan air-air alami lainnya disebut juga sebagai NATURAL REDUCED WATER, karena ketika keluar dari mata airnya telah tereduksi secara alami sehingga kaya akan antioksidan.

Sebuah penelitian berjudul “Antioxidant effects of Zamzam water in normal rats and those under induced-oxidative stress” di Journal of Medicinal Plant Research tahun 2012
mengungkapkan efek antioksidan dari air Zam-Zam pada binatang percobaan. Efeknya juga terbukti bermanfaat pada manusia, seperti diteliti pada Journal of Diabetes & Metabolism tahun 2013 berjudul “Zamzam Water Ameliorates Oxidative Stress and Reduces Hemoglobin A1c in Type 2 Diabetic Patients.”

Tentang hal ini, pakar teknologi terkemuka, Ray Kurzwell, penerima penghargaan teknologi tertinggi National Medal of Technology dari para presiden AS mengatakan:

“Ada lebih banyak manfaat dari air alkali dari hanya sekedar membasakan cairan tubuh. Hal terpenting yang dimiliki air alkali adalah Potensial Oksidasi Reduksi (ORP) yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi produk asam tubuh dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan cara paling sederhana namun sangat bermakna untuk memerangi berbagai proses penyakit.”

HIDROGEN DALAM AIR ALKALI

Dalam proses pembuatan air alkali yang kaya antioksidan ini, ternyata diproduksi juga molekul hidrogen dalam jumlah yang melimpah. Karena itulah, nama lain dari air alkali adalah Hydrogen Rich Water (Air Kaya Hidrogen). Setelah tahun 2007, mayoritas peneliti tentang air alkali akhirnya mengetahui fakta penting bahwa yang paling bermanfaat untuk kesehatan dari air alkali terionisasi adalah komponen molekul hidrogennya.

Ajaibnya, setelah fakta ini ditemukan, para peneliti kembali meneliti ulang adakah kandungan molekul hidrogen dalam air-air ajaib yang ada di muka bumi tadi. Ini yang mereka temukan:

Profesor Sanetaka Shirahata (Guru Besar Teknologi Regulasi Sel di Jepang)
“Beberapa air alami, seperti Hita Tenryosui, Nordenau, dan Tiacote diketahui menghilangkan banyak penyakit. Kami berhasil mendeteksi adanya hidrogen aktif yang terdapat pada air tereduksi ini (natural reduced water), yang dapat menetralisir radikal bebas pada kultur sel percobaan.”

Dr Kim Young Kwi (Peneliti Air Alkali di Korsel selama 35 tahun)
“Air di Lourdes memiliki kandungan hidrogen aktif yang sangat tinggi dibandingkan dengan air biasa, sehingga air ini dapat memperbaiki kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.”

Dan tentang manfaat hidrogen dalam air alkali ini, disimpulkan dengan sangat komprehensif oleh Profesor Lee, Presiden dari Korean Water Society:

“About 17 years ago (1990’s) I began studying alkaline ionized water and published scientific articles on its antioxidant, anticancer, and anti-diabetic effects, but did not really understand why the water worked. It was difficult to believe. Upon further investigation, I have now confirmed that the benefits from the alkaline ionized water are attributed to the hydrogen gas produced during electrolysis. The more I research and learn about hydrogen, the more dedicated and passionate I become in educating and helping others.”

(Sekitar 17 tahun yang lalu (1990) saya mulai mempelajari air alkali terionisasi dan mempublikasikan artikel ilmiah tentang efek antioksidan, antikanker, dan antidiabetesnya, tapi tidak begitu memahami bagaimana air ini bekerja. Hal ini sulit untuk dipercaya. Setelah meneliti lebih dalam, saya sekarang memastikan bahwa manfaat dari air alkali terionisasi disebabkan oleh gas hidrogen yang diproduksi selama proses elektrolisisnya. Semakin saya meneliti dan belajar tentang hidrogen ini, semakin berdedikasi dan bersemangat saya dalam mengedukasi dan menolong orang banyak.”

Dan karena dedikasi dan semangat yang ditularkan oleh Profesor Lee inilah saya membuat artikel ini.

INTERMEZZO

Bila kita renungkan lebih mendalam, apakah sebenarnya tujuan Allah SWT menciptakan berbagai air ajaib di seluruh dunia itu memiliki sifat yang sedikit lebih alkali, banyak mengandung antioksidan, dan kaya akan molekul hidrogen? Apakah semua ini hanya kebetulan belaka?

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali-Imran 3: 190-191)

SEJARAH PENGGUNAAN AIR ALKALI UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT

Dalam journal Trends in Food and Science Technology, salah satu jurnal paling berpengaruh di bidangnya (peringkat kedua dari 118 jurnal di bidang Teknologi Makanan) dikatakan,

“In Japan, research on functional water, especially on reduced water, is developing at a rapid pace. Reduced water such as electrochemically reduced water and natural reduced water can scavenge reactive oxygen species in cultured cells. It has been suggested that the active agents in reduced water are hydrogen (atoms and molecules), mineral nanoparticles, and mineral nanoparticle hydrides.”

(“Di Jepang, riset mengenai air fungsional, terutama Reduced Water, berkembang dengan pesat. Reduced Water, baik yang diperoleh secara elektrokimia maupun alami dapat menangkap senyawa oksigen reaktif (radikal bebas) pada kultur sel percobaan. Diperkirakan agen aktif dalam reduced water ini adalah hidrogen (atom dan molekul), nanopartikel mineral, dan hibrid nanopartikel mineral”).

“Functional water is activated water exhibiting specific functions. There are many activation methods, such as electrolysis. Among functional waters, electrolyzed water has been mostly investigated. Electrochemically reduced water (ERW) is produced near a cathode and electrochemically oxidized water (EOW) is produced near an anode.”

(“Air fungsional adalah air yang diaktivasi dan memiliki fungsi khusus. Ada beberapa metode aktivitasi, seperti elektrolisis. Dari berbagai air fungsional, air terelektrolisis merupakan air yang paling banyak diteliti. Electrochemically reduced water (ERW) diproduksi dekat katoda, dan electrochemically oxidized water (EOW) diproduksi dekat anoda”).

“Potable ERW (pH 8–10) is popular as a health-beneficial water in Japan. ERW is also termed alkaline electrolyzed water, alkali-ionic water, alkaline cathodic water, and alkaline ionized water, based on its physicochemical and physiological aspects. ERW exhibits an alkaline pH, is hydrogen molecule-rich, and has a negative oxidation–reduction potential (ORP) and reactive oxygen species (ROS)-scavenging activity.”

(“ERW yang dapat diminum (pH 8-10) merupakan air kesehatan yang populer di Jepang. ERW disebut juga sebagai electrolyzed water, alkali-ionic water, alkaline cathodic water, dan alkaline ionized water, berdasarkan fitur fisika, kimia, serta fisiologinya. ERW memiliki pH alkali, kaya akan molekul hidrogen, dan memiliki potensi oksidasi reduksi yang negatif serta aktivitas menetralisir spesies oksigen reaktif (radikal bebas)”).

Tahun 1966 menjadi tahun penting dalam perkembangan air alkali, setelah mesin elektrolisis yang didesain oleh para ilmuwan mendapat persetujuan dari Departemen Kesehatan Jepang untuk digunakan di rumah-rumah seluruh masyarakatnya.

“In 1960, it was applied to medical care as a health-beneficial water, and in 1966, the Ministry of Health, Labour and Welfare of Japan admitted that ERW was effective for chronic diarrhea, indigestion, abnormal gastrointestinal fermentation, antacid, and hyperacidity, and it authorized an ERW-producing device for home-use.”

(“Di tahun 1960, air ini digunakan di dunia medis sebagai cairan kesehatan, dan di tahun 1966, Kementrian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepan mengakui efektivitasnya untuk diare kronis, gangguan pencernaan, fermentasi saluran cerna yang abnormal, sebagai antasida, dan untuk kelebihan asam. Depkes Jepang mengizinkan penggunaan mesin yang dapat memproduksi ERW untuk digunakan di rumah-rumah”).

Mesin ini mampu mengubah air yang biasa kita minum, menjadi memiliki sifat-sifat seperti air zam-zam: pH-nya lebih tinggi dan kaya ion hidrogen yang salah satu fungsinya adalah sebagai antioksidan.

Karena itulah air yang diproduksi mesin elektrolisis ini dinamakan juga ELECTROLYZED REDUCED WATER (ERW) atau HYDROGEN RICH WATER (HRW).

Beberapa tahun setelahnya, Departemen Kesehatan Korea Selatan juga mengizinkan penggunaan mesin tersebut oleh seluruh penduduknya.

Tentang hal ini, Dr. David S. Dyer, penulis buku “The Cell Food” mengatakan, “Air alkali yang direstrukturisasi mungkin merupakan elemen dan suplemen terbaik yang bisa Anda berikan bagi tubuh Anda. Orang-orang Jepang telah mengkonsumsi dan meneliti cairan ini lebih dari 40 tahun, dan membuktikan bahwa air alkali dapat memulihkan hampir semua penyakit dan kelainan yang bisa Anda bayangkan. Selama 6 tahun saya menggunakannya (untuk pasien-pasien saya), saya juga menemukan hal yang sama.”

KEAMANAN JANGKA PANJANG PENGGUNAAN MESIN ELEKTROLISIS & AIR ALKALI YANG DIHASILKANNYA

http://www.sciencedirect.com/…/article/pii/S0924224411002408

Di link di atas, yaitu di Jurnal Trends in Food & Science Technology tahun 2012, dikatakan bahwa selama puluhan tahun digunakan oleh ratusan ribu keluarga sejak diizinkan oleh Depkes Jepang tahun 1966, kalangan medis dan Pemerintah Jepang tidak menemukan adanya efek samping yang berbahaya bagi kesehatan (salah satunya karena tidak menggunakan bahan kimia sama sekali dalam prosesnya).

Karena terbukti aman dan bermanfaat dalam jangka panjang, di tahun 1994, hampir 30 tahun setelah air alkali dikonsumsi setiap hari oleh jutaan masyarakatnya, Depkes Jepang mendorong terbentuknya Functional Water Foundation, dilanjutkan dengan Japanese Society of Functional Water di tahun 2001, yang melakukan berbagai penelitian mengenai manfaat air alkali untuk kesehatan manusia.

“In 1960, it was applied to medical care as a health-beneficial water, and in 1966, the Ministry of Health, Labour and Welfare of Japan admitted that ERW was effective for chronic diarrhea, indigestion, abnormal gastrointestinal fermentation, antacid, and hyperacidity, and it authorized an ERW-producing device for home-use. In 1994, to mainly promote electrolyzed water use in society, the Functional Water Foundation was established with the support of the Ministry of Health, Labour and Welfare of Japan. The Japanese Society for Functional Water was established in 2001, and active studies on various functional waters including ERW have been performed to date.”

(“Di tahun 1960, air ini digunakan di dunia medis sebagai cairan kesehatan, dan di tahun 1966, Kementrian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepan mengakui efektivitasnya untuk diare kronis, gangguan pencernaan, fermentasi saluran cerna yang abnormal, sebagai antasida, dan untuk kelebihan asam. Depkes Jepang mengizinkan penggunaan mesin yang dapat memproduksi ERW untuk digunakan di rumah-rumah. Di tahun 1994, terutama untuk mendorong penggunaan air terionisasi di masyarakat, The Functional Water Foundation didirikan dengan dukungan dari Departemen Kesehatan. The Japanese Society for Functional Water berdiri tahun 2001, dan penelitian yang intensif mengenai berbagai air fungsional termasuk ERW terus dilakukan hingga saat ini.”)

Sumber terlengkap mengenai sejarah penggunaan air alkali di Jepang, termasuk seluruh penelitian para peneliti di Jepang mengenai keamanan dan manfaat air alkali bagi kesehatan, dan indikasi resmi air alkali yang diakui oleh Depkes Jepang, bisa dilihat di link berikut ini, dari situs resmi Association of Alkaline Ionized Water Apparatus Jepang:
http://www.3aaa.gr.jp/english/alkali/kk.html)

Tentang keamanan mesinnya:
“Investigation of safety through physical property testing. Collaborative research by Graduate School of Medicine, Faculty of Medicine, Kyoto University and School of Engineering, Shiga Prefectural University: The electrodes, barrier membranes, and electrolysis promoters used were combined in various ways, and analysis of the byproducts, etc. in the generated alkaline ionized water such as the dissolved metals, trihalomethane, etc. was performed. As a result of this analysis, no major problems in actual use were observed.”

(“Penelitian mengenai keamanan melalui tes properti fisik. Riset kerjasama Fakultas Kedokteran Universitas Kyoto dan Fakultas Teknik Universitas Shiga Prefectural: Penelitian pada elektroda, membran, dan promotor elektrolisis serta produk yang dihasilkan telah dilakukan. Hasil analisisnya menunjukkan bahwa tidak ditemukan masalah prinsip dalam penggunaannya.”)

Tentang keamanan produknya:
“Safety of alkaline ionized water. Since alkaline ionized water received approval as a medical device, they have been used for more than 30 years in the market. Although there have been no reported instances of problems with safety until now, it is necessary to continue performing sufficient investigations regarding its safety, and physical property tests and toxicity tests were performed prior to performing clinical testing.”

(“Keamanan air alkali terionisasi. Sejak air alkali terionisasi mendapat persetujuan sebagai metode kesehatan, air ini telah digunakan di pasaran selama lebih dari 30 tahun.

Meskipun tidak ditemukan laporan dalam hal masalah keamanannya, penelitian yang berkelanjutan mengenai keamanan, tes properti fisik, dan tes toksisitas sebelum melakukan uji klinis harus terus dilakukan.”)

Semoga artikelnya bermanfaat yah. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia (KAHFI) di tipsehat.org/ruangdokter

Sumber : dr. Andi Pratama Dharma, Sp.PD
(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).

Obat Baru Di Dunia Kedokteran, Air Kaya Oksigen & Air Kaya Hidrogen

ADA OBAT BARU NIH!

Dalam hubungannya dengan kesehatan manusia, dunia kedokteran memiliki standar yang tinggi dan sangat berhati-hati dalam merekomendasikan suatu obat atau cara pengobatan yang baru. Kenapa? Karena taruhannya bukan sekedar uang, tapi kesehatan bahkan nyawa manusia.

“Firstly do no harm”, pertama-tama jangan sampai membahayakan. Demikian prinsip utama yang dipegang teguh oleh para guru dan pionir dunia kedokteran.

Bila suatu obat atau terapi baru hendak diberikan kepada manusia, harus dipastikan dulu:

1. Keamanannya
2. Efektivitasnya

YANG PENTING HARUS AMAN DULU

Keamanan penting untuk mencegah efek samping jangka pendek maupun jangka panjang. Jangan sampai suatu obat atau terapi yang memang bermanfaat, efek sampingnya malah lebih besar daripada manfaatnya.

Contohnya: obat rematik, memang jelas bermanfaat mengurangi nyeri. Tapi bila dikonsumsi jangka panjang tanpa pengawasan dokter, bisa membawa komplikasi perdarahan lambung hingga perforasi (pecah lambung) yang kadang fatal; malah bisa menyebabkan kerusakan ginjal hingga gagal ginjal terminal yang membutuhkan cuci darah.

TAPI JUGA HARUS EFEKTIF

Efektivitas penting untuk mencegah penggunanya membuang-buang uang percuma, dan yang lebih penting menyebabkan keterlambatan pengobatan. Jangan sampai suatu obat yang terbukti aman dalam jangka panjang, ternyata tidak memiliki manfaat yang jelas dan malah membuat seorang pasien tidak menjalankan pengobatan yang seharusnya, yang kadang juga berakhir fatal.

Contohnya: Buah mengkudu misalnya, mungkin aman dikonsumsi jangka panjang. Tapi bila diklaim bisa menyembuhkan kanker, bisa fatal akibatnya. Bisa saja seorang pasien kanker payudara stadium II, karena terbujuk iming-iming penjual ekstrak buah mengkudu, tidak mau berobat ke dokter. Setelah minum selama 3 bulan tanpa hasil, baru mau berobat ke dokter tapi saat dibawa kankernya sudah menyebar ke organ lain (metastase, stadium IV). Padahal keberhasilan terapi kanker payudara stadium II dengan stadium IV sangat jauh berbeda.

Risiko klaim produk kesehatan yang berlebihan, bukan hanya sekedar buang-buang uang, tapi efek samping berbahaya hingga nyawa seorang manusia.

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32).

TESTIMONI & LOGIKA

Di dunia kedokteran, testimoni tentang keamanan maupun efektivitas suatu obat baru tidak ada artinya bila tidak didukung penelitian ilmiah yang kredibel. Logika para praktisi kedokteran, apalagi logika awam, juga tidak bisa dijadikan dasar digunakannya suatu obat/terapi baru untuk pasien-pasiennya. Semua harus ada penelitiannya, baik keamanan maupun efektivitasnya.

JADI PROSEDURNYA GIMANA?

Untuk menguji keamanan suatu produk kesehatan pada manusia, para ahli mengujinya terlebih dahulu pada binatang percobaan. Bila terbukti aman dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dan sudah diketahui rentang dosis yang amannya, baru bisa diujicoba pada manusia.

Untuk menguji efektivitas suatu produk kesehatan, harus dibuat desain penelitian yang bebas dari bias, kepentingan akademis tertentu, pesan sponsor ataupun aspek finansial lainnya. Jangan sampai penelitiannya menggunakan metode yang kurang tepat, sehingga menyebabkan kesimpulan yang tidak valid juga. Hasil penelitian yang dianggap valid dan berkualitas ini juga harus diuji di masyarakat ilmiah dengan cara diterbitkan di jurnal-jurnal kedokteran nasional maupun internasional.

AIR DENGAN KANDUNGAN OKSIGEN TINGGI

Apakah air yang dikenal sebagai Air Oxy ini aman dan bermanfaat untuk kesehatan?

Sejauh yang saya pernah pelajari, belum banyak penelitian ilmiah tentang air jenis ini. Salah satu penelitian mengenai manfaatnya dimuat di British Journal of Sport Medicine, yang berjudul: “Oxygenated” water and athletic performance.

Link-nya:
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2564385/

Kesimpulannya:
“In summary, oxygenated water fails both quantitative analysis and practical physiological tests of exercise performance and recovery. Ergogenic claims for oxygenated water therefore cannot be taken seriously.”

(Kesimpulannya, air beroksigenasi gagal baik secara analisis kuantitatif maupun tes fisiologis praktis pada performa latihan dan pemulihannya. Klaim manfaat ergogenik, yaitu dapat meningkatkan performa olahraga, stamina, maupun pemulihan dari air teroksigenasi karenanya tidak perlu dianggap serius).

BAGAIMANA DENGAN AIR KAYA HIDROGEN?

Air kaya hidrogen sangat aman digunakan dalam jangka panjang. Air kesehatan ini telah disetujui penggunaannya sejak tahun 1966 oleh Departemen Kesehatan Jepang dan tahun 1978 oleh Departemen Kesehatan Korea Selatan. Hingga saat ini, lebih dari 50 tahun berselang, tidak ditemukan efek samping yang berbahaya pada mereka yang mengkonsumsinya puluhan tahun, pada semua umur, jenis kelamin, usia, dan berbagai kondisi penyakit.

Air kaya hidrogen tidak hanya memiliki ribuan testimoni, tapi didukung ratusan jurnal kedokteran terkemuka.

Molecular Hydrogen Institute (MHI) mengungkapkan bahwa hidrogen terbukti bermanfaat pada pada lebih dari 170 penyakit pada hampir semua organ tubuh manusia, ditunjang lebih dari 1000 artikel dan penelitian ilmiah yang melibatkan lebih dari 1600 peneliti internasional.

Dixon dan tim peneliti dari Loma-Linda University melaporkan dalam Jurnal Medical Gas Research tahun 2013 bahwa hidrogen memiliki potensi membantu 8 dari 10 penyakit utama penyebab kematian yang terdaftar di Centers of Disease Control.

Artikel ilmiah di Journal Trend in Food Science & Technology tahun 2012 menunjukkan bahwa konsumsi 2 liter Air kaya hidrogen per hari selama dua bulan pada 411 pasien diabetes di Jepang dan 115 pasien di First Central Hospital di China, terbukti memperbaiki kadar gula darah dan HbA1c secara bermakna pada 89% pasien. Selain itu, kadar kolesterol total, LDL, dan HDL ikut membaik pada 92% pasien. Uji klinis di Universitas Hiroshima Jepang pada 100 pasien yang mengkonsumsi dua liter air hidrogen per hari selama sepuluh bulan terbukti menurunkan kadar gula darah puasa, tekanan darah, kolesterol, trigliserida, fungsi liver, asam urat, dan meningkatkan kadar leptin (hormon yang berfungsi menurunkan nafsu makan).

Selain memiliki efek anti-radang (anti-inflamasi), anti apoptosis (kematian sel), anti-alergi, dan anti-metabolik, hidrogen merupakan antioksidan terbaik penetralisir radikal bebas dengan banyak sekali kelebihan dibanding antioksidan lain.

Para ilmuwan sepakat bahwa saat ini radikal bebas berperan pada proses terjadinya hampir semua penyakit pada manusia. Karena itu, selain untuk membantu pengobatan, air kaya hidrogen sangat bermanfaat pada program pencegahan berbagai penyakit ringan hingga berat bagi seluruh keluarga tercinta.

Untuk lebih jelas mengenai sejarah penggunaan Air kaya hidrogen, bisa dipelajari di link berikut ini:

Sejarah Penelitian Air Alkali Kaya Hidrogen

PENUTUP

Semoga artikelnya bermanfaat yah. Salam sehat dari kami, semoga Anda sekeluarga sehat selalu.

Bila Anda ingin membantu menyehatkan masyarakat Indonesia melalui air kaya hidrogen, mari bergabung bersama Komunitas Air Kaya Hidrogen for Indonesia (KAHFI) di tipsehat.org/ruangdokter

Sumber : dr. Andi Pratama Dharma, Sp.PD
(Penulis adalah Koordinator Pusat Komunitas Air Hidrogen For Indonesia (KAHFI) dan Koordinator Gerakan Nasional “Hydrogen for All”, suatu komunitas jejaring edukasi sekaligus kampanye nasional yang bertujuan menghadirkan hidrogen berkualitas dengan harga terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia).